Setiap daerah tentunya memiliki masakan khas yang menjadi ciri daerah tersebut. Seperti halnya pada suku Banjar makanan khas yang sangat digemari adalah Soto Banjar dan dijadikan sebagai mascot masakan khas provinsi Kalimantan Selatan dimata Indonesia, bahkan setiap orang-orang luar yang datang ke Kalimntan Selatan sangat disayangkan apabila tidak dapat mencicipinya.
Soto Banjar ini di buat dengan bahan utama ayam yang beraroma harum rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, dan cengkeh. Soto berisi daging ayam yang sudah disuwir-suwir, dengan tambahan perkedel atau kentang rebus, rebusan telur, dan ketupat.
Seperti halnya soto ayam, bumbu Soto Banjar berupa bawang merah, bawang putih dan merica, tapi tidak memakai kunyit. Bumbu ditumis lebih dulu dengan sedikit minyak goreng atau minyak samin hingga harum sebelum dimasukkan ke dalam kuah rebusan ayam. Rempah-rempah nantinya diangkat agar tidak ikut masuk ke dalam mangkuk sewaktu menghidangkan.
Dalam buku Koentjaraningrat yang menggambarkan empat wujud kebudayaan dengan simbolis digambarkan sebagai empat lingkaran konsentris. Dalam hal ini mengenai makanan khas yang dihasilkan masuk pada lingkaran 2 yang menggambarkan wujud dari tingkah laku manusianya. Kebudayaan dalam wujud ini masih bersifat konkret, dapat difoto, dan dapat difilm. Pada jaman prasejarah manusia sudah berusaha untuk mendapatkan makanan demi kelangsungan hidupnya, walaupun sebelum makan mereka harus berburu dan selanjutnya mereka mengenal cara bercocok tanam.
Soto Banjar merupakan hasil dari sebuah ide untuk dapat membuat masakan yang dapat menjadi ciri makanan khas daerah, yang dilanjutkan dengan aktifitas, kegiatan ini dimaksudkan agar ide yang telah tertuang bisa mencapai keinginan dan dengan perpaduan dua unsur itu menghasilkan satu karya atau hasil yang didapat dan lahirlah Soto Banjar.
Tidak hanya soto Banjar saja yang dikenal di Indonesia daerah-daerah lain juga mempunyai cita rasa soto tersendiri yang merupakan hasil dari ide, aktifitas, dan karya masing-masing. Bahkan ada pula yagn menyebutkan soto adalah masakan pemersatu rakyat Indonesia. Pada soto Banjar penyajiannya beraneka ragam, di Banjarmasin terkenal dena pasar terapung yang beraktifitas pada jam 06.00 pagi yang dengan hanya mengunjungi itu kita dapat menikmati soto Banjar diatas perahu atau klotok sambil menikmati keindahan dan keunikan pasar diatas sungai.
Resep soto Banjar :
Bahan :• 1 ekor Ayam muda• 2 buah Kentang direbus dipotong-potong• 100 gram Soun yang sudah direndam• 3 sdm Bawang goreng• 1 sdm Bawang putih goreng• 5 batang Seledri dirajang• 4 butir Telur rebus dibelah empat bagian• 4 buah Perkedel• 4 sdm Minyak goreng untuk menumis• 1 buah Ketupat Banjar dipotong-potong• 1 batang Kayu manis• 2 sdm Kecap asin• 2 buah Jeruk nipis• 1500 ml AirBumbu yang dihaluskan :• 4 buah Bawang merah• 3 siung Bawang putih• 1/2 sdt Adas• 1/2 sdt Jintan• 3 cm Jahe• 2 cm Kunyit• 1/2 sdt Merica• 1 sdt GaramCara membuat :• Rebus ayam dengan kayu manis dan garam hingga mendidih.• Tumis bumbu yang dihaluskan dengan menggunakan minyak goreng hingga harum, kemudian masukkan ke dalam rebusan ayam, rebus kembali hingga ayam empuk.• Angkat ayam dari rebusan kemudian tiriskan hingga dingin kemudian suwir.Racikkan :• Letakkan ketupat di atas mangkuk beserta soun, kentang, perkedel, suwiran ayam, telur, kemudian siram dengan kuah soto. Taburkan bawang goreng, bawang putih goreng, seledri dan perahan jeruk, hidangkan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar